in

Apa Itu Altcoin?, Serta Apa Yang Membedakannya Dengan Bitcoin

altcoin

Devanmedia.com – Dalam dunia kripto, ada istilah kriptokurensi yang biasa disebut altcoin. Jika kamu adalah pemula yang masih awam dalam berinvestasi di pasar kripto, maka kalian wajib mengetahuinya. Intinya altcoiin merupakan sebutan lain untuk keseluruhan kriptokurensi selain Bitcoin.

Apa Alternative coin itu, dan apa Kaitannya dengan Bitcoin?

Altcoin merupakan kependekan dari alternatives coin, atau bisa di kataan sebagai koin alternatif, yaitu kriptokurensi yang bukan termasuk Bitcoin. Jadi, semua token kripto selain Bitcoin bisa di katakan sebagai altcoiin. Kenapa koin selain Bitcoin di katakan sebagai altcoiin dan mengapa Bitcoin tidak dikatakan sebagai altcoiin?

Jawabannya cukup sederhana. Karena Bitcoin merupakan token kripto pertama dan terbaik saat ini. Oleh karena itu, Bitcoin bisa di katakan sebagai koin utama Sedangkan yang lainnya di sebut sebagai koin alternatif. Berikut ini merupakan beberapa contoh altcoiin yang tersebar saat ini:

Dogecoin: Dogecoin merupakan altcoiin yang di ciptakan untuk tujuan lelucon. Pada tahun 2020, Elon Musk sering mengatakan altcoin ini pada akun Twitter pribadinya dan mengakibatkan harga Dogecoin naik tinggi.

XRP: XRP ialah altcoiin yang di buat oleh perusahaan yang bernama Ripple, karena lcoin ini juga sering di katakan sebagai Ripple. Altcoin ini banyak di pakai oleh pihak bank sebagai pengiriman uang antar negara satu dengan lainnya.

Monero: Altcoin ini di rancang sebagai koin yang “aman, privat dan tidak bisa terlacak”. Semua transaksi yang di buat pada lockchain Monero hanya bisa di pantau oleh si pengirim dan penerima.

BNB: BNB adalah altcoiin yang di buat oleh exchange yang bernama Binance dan menjadi token utilitas di exchange ini.

Itulah beberapa contoh altcoiin, yang sebenarnya masih terdapat ribuan lagi altcoin yang beredar di pasar kripto. Banyak dari altcoiin yang harganya merosot tajam dari pada saat token itu rilis pertama kali.

Alasan Orang Berlomba-lomba Menciptakan Altcoin?

Pertanyaannya ialah, mengapa banyak orang berlomba-lomba menciptakan altcoin yang sebagian besarnya nyaris tidak dapat di gunakan?. Jawabannya sudah pasti, yaitu untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Seiring dengan bertumbuhnya harga Bitcoin, makaakan semakin banyak orang yang ingin berinvestasi di kriptokurensi.

Namun kebanyakan pemula memikirkan bahwa harga Bitcoin sudah terlampau mahal dan lebih memilih agar membeli altcoin yang berharga jauh lebih murah.

Padahal untuk mendapatkan Bitcoin tidak harus 1 Bitcoin, namun bisa dari satuan token Satoshi (1 Bitcoin = 100.000.000 Satoshi). Jadi kamu bisa mendapatkan Bitcoin mulai dari Rp 50.000,- saja.

Altcoin Tidak Akan Bisa Seperti Bitcoin

Setiap altcoin baru di luncurkan ke publik, maka salah satu kalimat uang sering terucap adaah “altcoin kami akan melebihi Bitcoin”. “melebihi Bitcoin” yang di artikan di sini adalah:

  • Waktu transaksi lebibh cepat dari Bitcoin;
  • Kapasitas blok yang lebih besar dari pada Bitcoin;
  • DIstribusi koin yang lebih banyak dari pada Bitcoin;
  • Pemakaian energi yang jauh lebih efisien dari ada Bitcoin;
  • Dan “masi banyak lagi” lainnya.

Jadi, altcoiin tersebut berusaha menjadi “Bitcoin yang baru”.

Namun dari 17.000 altcoin yang sudah beredar (sampai bulan Februari 2022). Sampai sejak saat ini tidak ada yang sungguh bisa mengimbangi atau bahkan menjadi pesaing Bitcoin dari harga dan kapitalisasi pasar.

Bahkan Ethereum, altcoiin menduduki posisi ke-dua dari harga kapitalisasi pasar jauh dibawah Bitcoin. Alasan mengapa altcoiin tidak akan bisa “melewati” Bitcoin merupakan karena berita yang dipakai untuk “menyerang” Bitcoin sudah tidak wajar. Sebagai contoh saat transaksi. Banyak altcoin yang bangga pada saat mereka bertaransaksi yang begitu cepat, sejak dari 5 sampai 10 detik.

Padahal dari kasus Bitcoin ini, sekarang ada Lightning Network. Dengan memakai Lightning Network, kamu bisa mengirim Bitcoin dengan waktu singkat. Apakah masih ada altcoin yang bisa melakukan hal tersebut? jawabannya Tidak ada.

trading saham

Memahami Ciri Pada Tiap Level Trading Saham, Kamu Yang Mana?

Saham Online

Tips Jitu Trading Saham Online : Memilih Stock Pick