in

5 Bias Psikologi Dalam Investasi Saham Yang Wajib Kamu Tau

Investasi Saham

devanmedia.com – Mengambil keputusan menjadi salah satu yang yang paling penting dalam investasi saham online. Proses pemngambilan keputusan yang di lakukan oleh investor berdasarkan oleh beberapa faktor penyebab. Salah satunya ialah faktor pisikologis investor yang dapat menyebabkan pengambilan keputusan di lakukan secara tidak terprediksi. Sejumlah bias Pisikologi bisa mempengaruhi proses pengambilan keputusan investasi yang masih kurang di sadari oleh beberapa investor.

Berikut ini ada beberapa jenis bias pisikologi yang dapat membuat para investor hiang kendali dalam mengambil keputusan.

7 Bias Psikologi Dalam Investasi Saham

Ada beberapa bias psikologi dalam investasi saham yang sudah searusnya kamu hindari untuk menjaga aset kamu tidak terbuang sia-sia. Dengan mengetahui beberapa bias ini dapat mengecilkan kemungkinan kamu aka terhanyut yang menyebabkan saham kamu hilang seperti berikut.

1. Bias Herding

Banyak dari para investor saham yang mempunyai bias ini, biasanya akan bergantung pada informasi yang di sampaikan oleh media sosial, berita, broker, maupun influncer. Psikoogi jenis ini bisa mempengaruhi investor untuk mengikuti ada yang di katakan oleh influencer tersebut tanpa melihat kondisi terlebih dahulu.

Padahal informasi yang di sampaikan oleh influencer tersebut belum pasti akurat karena mereka hanya memberikan informasi yang subjektif. Para investor yang memiliki bias ini cenderung mengandalkan informasi yang tidak terjamin yang menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak rasional.

2. Bias Overconfidence Sikologi Investasi Saham

Investor yang memiliki bias ini suka melebih-lebihkan kemungkinan akurasi analisi serta prediksi mereka. Ketidak akuratan informasi yang di terima sering di abaikan karena mereka investasi saham dengan bias ini sering mengabaikan informasi karena terlalu percaya diri.

Bias Overconfidence akan mempengaruhi peroses pengambilan keputusan, terutama yang kerap berkaitan dengan volume transaksi dan volatilitas. Investor dengan bias ini bisa mempengaruhi pembambilan keputusan yang tidak rasional.

3. Bias Availability

Bias ini akan membuat investor lebih fokus dengan informasi terbaru dan persfektif jangka pendek. Jenis bias psikologis seperti ini dapat membuat investor hilang fokus untuk gambaran kedepa. Dapat menghambat pemikiran kritis investor karena akan lebih suka mengingat informasi yang mudah di ingat saja.

Mereka investasi Saham dengan availability bias cenderung mengabaikan informasi yang di anggap kecil, mungkin masih relevan pada pengambilan keputusan. Sehingga investor berakhir mengambil keputusan yang irasional pada saham.

4. Bias Self-Attribution Sikologi Investasi Saham

Investor dengan bias ini cenderung lebih menyukai informasi pribadi dan mengabaikan sinyal dari informasi luar. Bias ini mengakibatkan seseorang percaya bahwa hasil positif di karenakan investor sendiri dan hasil negatif karena faktor eternal.

Dalam investasi saham online, investor dengan bias self-attribution biasanya cenderung terlalu percaya diri yang mengakibatkan underperformance dan overtrading.

5. Bias Greeds

Bias Psikologi yang tamak dan menginginkan dapat harga yang naik lebih tinggi dari saham yang telah di beli. Investor dengan bias ini bisa mengambil keptusan investasi yang tidak berdasarkan pada kemampuan yang di milikinya. Investor jenis ini cenderung lebih memilih bertahan pada posisinya dengan harapan harga bisa lebih tinggi lagi.

Itu adalah beberapa informasi tentang bias psikologi dalam investasi saham. Jadi dalam investasi saham online investor harus selalu bisa mewaspadai bermacam bias psikologi seperti di atas. Pengambiln keputusan sebenarnya dapat di latih dengan seiring perkembangan kamu di dunia saham.

jangka pendek

4 Tips Jitu Untuk Investasi Saham Jangka Pendek